Friday, February 18, 2011

KETIKA TUHAN NONTON KONSER BARENG IBLIS

Ih,..ini dari mimpi aneh (tapi lupa tanggal sama bulannya)

Tuhan dan Iblis duduk bareng di ruangan besar. Nonton konser yg para penyanyinya tidak terlihat langsung, karena ditutupi oleh tirai besar. Hanya suaranya yang kedengaran untuk dinikmati.
Waktu konser setengah jalan, Tuhan ngomong: “Gimana blis, bagus gak ?”

“Keren banget Han,” Senyum kagum ngembang di bibir doer iblis. (sory, nggak semua yang doer-doer itu iblis loh..)

“Apa yang ada di otak loe waktu ndengar lagu ini?” Tuhan memejamkan mataNya menikmati simponi

“Kan lagu ini tentang perdamaian, pasti penyanyinya sudah latihan lama, makanya kedengaran kompak. Lalu, personilnya pasti cuma dari satu kelompok agama, satu suku, malah mungkin satu warna kulit.” Iblis sumringah. Bangga dengan keyakinannya. Tangannya menggerak-gerakan tongkat sihir yg sering di pakainya untuk mengacaukan kebahagiaan manusia.

“Yakin?” Tuhan bertanya lagi

“1000% yakin Han.” Ujar Iblis mantap

Tuhan menekan tombol, perlahan tirai terangkat, dan para penyanyinya terlihat jelas. Mata Iblis terbelalak, dengan mulut terbuka lebar. “unbelieveable.” Ujar Iblis (rupanya si-iblis pernah kursus bahasa Inggris…Toefl 500). Peserta konser yang terdiri dari ratusan orang, memiliki warna kulit beragam. Kuning, putih, merah dan hitam (soalnya kalo ijo Hulk). Di masing-masing dada peserta tergantung tulisan yang menunjukan Agama yang dianutnya. Kristen, Islam, Hindu, Budha, katholik, dan beberapa agama baru yang masih asing.

“Mana mungkin? Imposible! Kan mereka selalu berantem karena persoalan perbedaan? Dikau ngga main curang kan Han?” Iblis mulai menunjukan karakter aslinya yang suka menuduh.

“Ngga salah nanya tuh?” Tuhan tersenyum geli sambil menyeka keringatNya.

“Ok, Ok,..tapi, bagaimana bisa? Aku selalu berhasil memecah belah mereka dengan menggunakan isyu perbedaan koq.”

“Disitu kuncinya. Waktu mereka sadar kalo sesungguhnya mereka adalah satu, mereka akan bisa menghancurkan semua tipu dayamu hai iblis. Dan sekarang enyahlah dari hadapanKu.”

Iblis ngeloyor sambil ngedumel. Bersiap mencari kelinci percobaan baru. Dengan isyu yang selalu sama: “KEYAKINAN DI LUAR KEYAKINANMU ADALAH SALAH. CAMKAN ITU.” Iblis cuma melakukan Copy dan Paste ke hati tiap orang.  

(pluralisme bukanlah barang langka. Itu adalah harta karun yang terpendam jauh di lubuk hati manusia. Masalahnya, hanya sedikit yang tertarik untuk menggalinya. Memilikinya, dan memeliharanya)